Minggu, 02 September 2012


Orang berilmu dan beradab tidak akan diam dikampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah kenegeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup tersa setelah berjuang.

Aku melhat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jenih,  jika tidak,kan ketruh mengenag

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari diorbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusian boosan padannya dan enggan memendangnya

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika didalam hutan.



Imam Syaafi’i

man shabara zhafira

        Kata-kata ini bukan kata-kata sembarangan, ini dapat agar kalian berani mengekpolarasi cita-cita kalian setinggi langit. Saya dapat sepenggal kata-kata ini dari novel negeri 5 menara yang saya baca.
      “man shabara zhafira”. Siapa yang sabar pasti beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi kedepan. Karena yang kalian tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dakam hidup.
Misi yang dimaksud adalh ketika kalian melakukan sesuatu hal positif dengan kualitas yang sangat tinggi dan disaat yang sama menikmati prosesnya. Bila kalian merasakan  sangat baik melakukan suatu hal dengan usaha minimum, mungkin itu adalh misi hidup yang diberikan Tuhan. Carilah masing-masing!
       Ada dua hal yang paling penting dalam mempersiapkan diri untuk suksesm yaitu going  the extra miles. Tidak menyerah dengan rata-rata. Kalo orang belajar 1 jam, dia akan belajar 5 jam, kalo orang berlari 2 kilo, dia akan berlari 3kilo. Selalu meningkatkan lebih dari orang biasa. Lebihkan usaha, waktu, upaya, tekad dari orang lain!

Setianya sampai ajal jemput :D